Dalam tahap studi sistem informasi lama secara mikro, pihak pengembang dihadapkan pada berbagai keinginan, kebutuhan dan harapan pelanggan pada solusi sistem informasi yang akan dibangun. Untuk itulah dibutuhkan berbagai teknik pendekatan yang akan merangkum semua kebutuhan pada semua tingkat manajerial. Pendekatan kebutuhan pengguna kami fokuskan pada 5 teknik yang sering kami gunakan pada berbagai proyek pengembangan sistem informasi.
Total-Systems Approach
Memperlakukan sistem informasi sebagai satu kesatuan yang menghubungkan berbagai kegiatan dalam organisasi, dengan menekankan pada pencapaian sasaran keseluruhan dari organisasi pada dunia nyata, dan bukan hanya pada sasaran dari sistem informasi saja. Pendekatan ini memberikan gambaran besar mengenai keterkaitan antar sistem sebagai acuan dasar persiapan rancang bangun desain.
Modular Approach
Pemecahan sistem secara modular menjadi beberapa modul yang lebih sederhana, sehingga sistem akan lebih mudah dipahami dan dikembangkan. Dalam melakukan pemecahan sistem diperlukan adanya proses pemeliharaan keterkaitan antar modul dengan mengacu pada gambaran umum sistem.
Bottom-Up Approach
Penekanan pengembangan dimulai dari level operasional sebagai pelaku transaksi pada level bawah organisasi. Pendekatan ini dilakukan dengan penelitian, wawancara, observasi dan pengumpulan sampel, yang akan menghasilkan material dasar bagi analisis optimasi sistem lama. Pendekatan lebih khusus ditekankan pada kesiapan data dan kemampuan operasional, yang akan menghasilkan berbagai elemen penyusun informasi.
Top-Down Approach
Pendekatan dimulai dengan mendefinisikan sasaran organisasi sebagai pijakan bagi analisis kebutuhan informasi. Pendekatan ini memberikan keterkaitan kebutuhan informasi di setiap kegiatan dengan kesiapan data organisasi.
Evolutionary Approach
Mempersiapkan perancangan sistem yang siap menghadapi perkembangan teknologi, dengan menerapkan teknologi canggih hanya untuk aplikasi-aplikasi yang spesifik pada saat sistem informasi dibangun. Mempersiapkan rencana pengembangan untuk periode-periode berikutnya mengikuti kebutuhan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada.


Berikan komentar